Dipublikasikan pada: 11-08-2026
Kembangkan Potensi Rempah Lokal, KKNT IPB Gelar Pelatihan Jamu Instan Bersama KTW Retno Dumilah Jaya
Baosan Lor, 23 Juli 2026 — Tim KKNT Inovasi IPB melaksanakan program kerja KREASI (Kristalisasi Rempah Empon-Empon untuk Inovasi) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah rempah lokal menjadi produk minuman yang memiliki nilai tambah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 Juli 2026 dan bertempat di rumah Ibu Suwarti selaku Ibu Lurah sekaligus Ketua Kelompok Tani Wanita (KTW) Retno Dumilah Jaya. Kegiatan tersebut melibatkan anggota KTW Retno Dumilah Jaya dan Masyarakat RT 03 Desa Baosan Lor dengan fokus pada pemanfaatan empon-empon sebagai bahan baku produk minuman jamu instan.
Program KREASI dilatarbelakangi oleh potensi empon-empon yang cukup banyak di Desa Baosan Lor. Selama ini, sebagian empon-empon hasil budidaya masyarakat masih dijual dalam bentuk bahan segar secara langsung kepada pengepul dengan harga jual yang relatif rendah. Kondisi tersebut menyebabkan potensi ekonomi dari komoditas empon-empon belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya diversifikasi dan pengolahan pascapanen untuk meningkatkan nilai tambah serta nilai jual produk. Melalui pengolahan menjadi minuman jamu instan, empon-empon tidak hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang lebih praktis, memiliki daya simpan lebih baik, dan berpotensi memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pengetahuan mengenai pengolahan rempah empon-empon menjadi minuman jamu instan dengan metode kristalisasi. Tiga produk yang diperkenalkan dan dipraktikkan dalam kegiatan ini yaitu jahe instan, kunyit asam instan, dan kencur instan. Penyampaian materi dilakukan secara langsung dan dilanjutkan dengan demonstrasi proses pembuatan, mulai dari persiapan bahan baku, pengolahan dan ekstraksi rempah, proses pemasakan hingga terbentuk kristal, serta penanganan produk yang telah dihasilkan. Melalui demonstrasi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga dapat mengamati secara langsung tahapan pembuatan produk jamu instan yang dapat diterapkan secara mandiri.
Pelaksanaan program KREASI turut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapang (DPL) KKNT Inovasi IPB, Dr. Tjahja Muhandri, S.T.P., M.T. Kehadiran DPL menjadi bagian dari pendampingan dan pemantauan pelaksanaan program KKN-T di masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan melibatkan peserta secara aktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan diskusi selama proses pembuatan produk. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif peningkatan nilai tambah dan nilai jual komoditas lokal Desa Baosan Lor. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong anggota KTW Retno Dumilah Jaya dan Masyarakat untuk mengembangkan produk olahan empon-empon yang lebih praktis, memiliki nilai tambah, dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk usaha.